Zona 7, Hari ke - 3
Pendidikan Seksualitas
Insight yg didapat dari diskusi regional hari ke - 3. Tema diskusi tentang Pengaruh Media Digital terhadap Perkembangan Seksualitas. Diskusi dipandu oleh ibu Ani Ch.
1. Bahwa media digital merupakan lautan informasi, yg menyediakan berbagai macam konten, diantaranya pornografi yg sangat mudah diakses oleh siapapun, termasuk oleh anak2, walaupun ortu sdh berupaya melakukan pembatasan usia pada perangkat gawainya.
2. Setiap anak akan mengalami perkembangann seksual wajar, yaitu ketertarikan kepada lawan jenis, munculnya hasrat seksual dan hadirnya tanda2 pubertas. Anak2 yg memiliki minat tinggi untuk melakukan aktivitas seksual merupakan perilaku beresiko.
3. Beberapa faktor yg menyebabkan anak mudah mengakses pornogafi diantaranya: anak laki2 (ketertarikan tinggi kpd aurat), ada indikasi biseksual/homoseksual, kurang pengawasan dlm pemakaian gadget, kuranf kedekatan emosiobal dg ortu, korban pelecehan, bullying, depresi, diabaikan oleh ortu, perceraian ortu, tipe anak yg suka melanggar aturan, indikasi suka sensasi yg didapat dr melihat, indikasu pentimpangan sosial.
4. Beberapa konsekuensi paparan pornografi pada anak: tertarik/terdorong untuk melakukan aktivitas seksual lebih dini, aktivitas seksual yg beresiko, agresif, tdk mampu menjalin hubungan yg wajar dg lawan jenis, perubahan otak, kecanduan internet dan pornografi.
5. Usia 0-2 th, anak harus dekat dg ibu, 3-6 th harus dekat dg keduanya, 7-10 tahun harus dekat dg ayah, 11 dst harus dekat dg ortu sejenis.
6. Kunci penjelasan seksual pada anak: jelaskan dg bahasa yg benar, jawab secukupnya, sampaikan sedikit demi sedikit, sesuaikan dengan tingkat usia dan pemahamannya, berhenti menjelaskan bila anak berhenti bertanya.


Komentar
Posting Komentar