Komunikasi Produktif hari ke-3

Hari ini, Sabtu 5 September 2020


Seperti rencana kemarin, hari ini saya akan melakukan komunikasi produktif dengan suami.  

Pagi tadi sembari menemani saya di dapur, suami bertanya apakah besok Ahad siap berangkat ke Malang jam 3.30 pagi? Seperti biasa, cara berbicara suami singkat2 dan to the point.  Biasanya saya merasa agak kesal bila diajak ke Malang sepagi itu.  Sebab saya perlu menyiapkan 2 balita untuk turut serta.  Berangkat sebelum subuh, artinya saya harus menyiapkan sarapan lebih pagi untuk bekal di perjalan nanti dan kami akan berhenti untuk melaksanakan shalat subuh di salah satu masjid.

Berhubung semalam saya telah menyiapkan diri untuk melakukan komunikasi produktif dengan suami mengenai rencana tersebut, maka saya merasa memiliki pengendalian diri lebih baik untuk menanggapi percakapan suami.

Situasinya saat ini saya, suami dan anak2 bersepeda di pagi hari lalu singgah di warung pecel langganan kami.  Sambil duduk menunggu pesanan siap, saya memulai kembali percakapan tentang rencana perjalanan esok pagi.


Temuan Hari Ini:

Ternyata penting bagi saya mempersiapkan hati pada malam sebelumnya untuk menghadapi pola komunikasi suami.  Hal ini membuat saya merasa lebih berenergi, siap menghadapi hari dan lebih efisien dalam melakukan aktivitas seharian, terutama di pagi hari yg biasanya hectic time. Betapa senangnya saya, mendapati kedua krucil saya sdh bersih dan siap beraktivitas pada jam 7.30 wib.


Tantangan Yang Saya Hadapi Hari Ini: 

Saya mencoba mengkomunikasikan persiapan bekal untuk krucils yang biasanya begitu terbangun merasa lapar, sementara rencana makannya baru beli setelah mengaji sekitar jam 9an.  Suami nampak sangat welcome dengan pertanyaan saya dan menyarankan untuk membeli roti gulung favorit keluarga nanti sore sbg bekal di perjalanan.

Hari ini saya merasakan tidak mendapati tantangan apapun yg berarti.  Saya merasa puas dan sangat berhasil, karena sebagian tantangan hari ini telah saya selesaikan sebagian saat melakukan persiapan malam kemarin. 


Poin Komunikasi Produktif:

Persiapan itu perlu.  Menata hati, mensetting suasana, memilih diksi dan menata ekspresi.  Hasilnya sungguh menjadi tabungan celengan motivasi untuk menyemanati diri agar esok keterampilan2 ini bisa diasah kembali agar lebih efektif digunakan dalam masa2 sulit.


Rencana Untuk Besok:

Rencananya, besok saya akan berkomunikasi dengan anak mengenai jadwal bermainnya di taman bermain sepulang mengaji, agar tidak terlalu siang.  Karena khawatir kehabisan makanan di warung langganan kami.


Bintangku:

☆☆☆☆☆


Tagar :

#harike-3

#tantangan15hari

#zona1komprod

#pantaibentangpetualang

#institutibuprofesional

#petualangbahagia



Komentar

Postingan Populer